Mengenal Amazon Web Service (AWS); adalah platform komputasi awan yang komprehensif dan berkembang yang disediakan oleh Amazon yang mencakup campuran infrastruktur sebagai layanan (IaaS), platform sebagai layanan (PaaS), dan paket perangkat lunak sebagai layanan (SaaS). Layanan AWS dapat menawarkan alat organisasi seperti daya komputasi, penyimpanan database, dan layanan pengiriman konten.

AWS diluncurkan pada tahun 2006 dari infrastruktur internal yang dibangun Amazon.com untuk menangani operasi ritel online-nya. AWS adalah salah satu perusahaan pertama yang memperkenalkan model komputasi awan pay-as-you-go yang diskalakan untuk menyediakan komputasi, penyimpanan, atau throughput pengguna sesuai kebutuhan.

AWS menawarkan banyak alat dan solusi berbeda untuk perusahaan dan pengembang perangkat lunak yang dapat digunakan di pusat data di hingga 190 negara. Grup seperti lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga nonprofit, dan organisasi swasta dapat menggunakan layanan AWS.

Sumber: Amazon AWS Website

Cara kerja AWS

AWS dipisahkan menjadi layanan yang berbeda; masing-masing dapat dikonfigurasi dengan cara yang berbeda berdasarkan kebutuhan pengguna. Pengguna harus dapat melihat opsi konfigurasi dan peta server individual untuk layanan AWS.

Lebih dari 100 layanan terdiri dari portofolio Amazon Web Services, termasuk untuk komputasi, database, manajemen infrastruktur, pengembangan aplikasi, dan keamanan. Layanan ini, menurut kategori, meliputi:

  • Compute
  • Storage databases
  • Data management
  • Migration
  • Hybrid cloud
  • Networking
  • Development tools
  • Management
  • Monitoring
  • Security
  • Governance
  • Big data management
  • Analytics
  • Artificial intelligence (AI)
  • Mobile development
  • Messages and notification

 

Ketersediaan

Amazon Web Services menyediakan layanan dari lusinan pusat data yang tersebar di zona ketersediaan (AZ) di wilayah di seluruh dunia. AZ adalah lokasi yang berisi beberapa pusat data fisik. Region adalah kumpulan AZ dalam kedekatan geografis yang dihubungkan oleh tautan jaringan low latency.

 

Manajemen Data

Amazon Relational Database Service — yang mencakup opsi untuk Oracle, SQL Server, PostgreSQL, MySQL, MariaDB, dan database berperforma tinggi yang disebut Amazon Aurora — menyediakan sistem manajemen database relasional untuk pengguna AWS. AWS juga menawarkan database NoSQL terkelola melalui Amazon DynamoDB.

Pelanggan AWS dapat menggunakan Amazon ElastiCache dan DynamoDB Accelerator sebagai cache data dalam memori dan waktu nyata untuk aplikasi. Amazon Redshift menawarkan gudang data, yang memudahkan analis data untuk melakukan tugas intelijen bisnis (BI).

 

Migrasi, cloud hybrid

AWS mencakup berbagai alat dan layanan yang dirancang untuk membantu pengguna memigrasikan aplikasi, database, server, dan data ke cloud publiknya. AWS Migration Hub menyediakan lokasi untuk memantau dan mengelola migrasi dari lokal ke cloud. Setelah berada di cloud, EC2 Systems Manager membantu tim TI mengonfigurasi server lokal dan instans AWS.

Amazon juga memiliki kemitraan dengan beberapa vendor teknologi yang memudahkan penerapan cloud hybrid. VMware Cloud on AWS menghadirkan teknologi pusat data yang ditentukan perangkat lunak dari VMware ke cloud AWS. Red Hat Enterprise Linux untuk Amazon EC2 adalah produk dari kemitraan lain, memperluas sistem operasi Red Hat ke cloud AWS.

 

Jaringan

Amazon Virtual Private Cloud (Amazon VPC) memberi administrator kontrol atas jaringan virtual untuk menggunakan bagian terisolasi dari cloud AWS. AWS secara otomatis menyediakan sumber daya baru dalam VPC untuk perlindungan ekstra.

Admin dapat menyeimbangkan traffic jaringan dengan layanan Elastic Load Balancing (ELB), yang meliputi Application Load Balancer dan Network Load Balancer. AWS juga menyediakan sistem nama domain yang disebut Amazon Route 53 yang mengarahkan pengguna akhir ke aplikasi.

 

Alat pengembang

Pengembang dapat memanfaatkan alat baris perintah dan kit pengembangan perangkat lunak (SDK) AWS untuk menerapkan dan mengelola aplikasi dan layanan. Ini termasuk:

  • Antarmuka Baris Perintah AWS, yang merupakan antarmuka kode milik Amazon.
    Pengembang dapat menggunakan AWS Tools for Powershell untuk mengelola layanan cloud dari lingkungan Windows.
    Pengembang dapat menggunakan Model Aplikasi Tanpa Server AWS untuk mensimulasikan lingkungan AWS untuk menguji fungsi Lambda.
    AWS SDK tersedia untuk berbagai platform dan bahasa pemrograman, termasuk Java, PHP, Python, Node.js, Ruby, C++, Android, dan iOS.
  • Amazon API Gateway memungkinkan tim pengembangan untuk membuat, mengelola, dan memantau antarmuka program aplikasi (API) kustom yang memungkinkan aplikasi mengakses data atau fungsionalitas dari layanan back-end. API Gateway mengelola ribuan panggilan API bersamaan sekaligus.

AWS juga menyediakan layanan transcoding media yang dikemas — Amazon Elastic Transcoder — dan layanan yang memvisualisasikan alur kerja untuk aplikasi berbasis layanan mikro.

Jadi bagaimana, apakah kamu sudah mengenal Amazon Web Service (AWS)?

Dengan pengalaman PT Quorum Nusa Prestasi yang luas dalam industri Teknologi Informasi, kami mendorong klien kami untuk membuka bisnis mereka terhadap peluang baru dan mewujudkan impian. Perusahaan perangkat lunak ada untuk memecahkan masalah dan membantu kehidupan, dan ini adalah prioritas utama kami.

Sumber: techtarget

Continue Reading