Apa itu Back-End Developer?
Back-end developer memungkinkan sisi situs web yang menghadap pengguna ada. Kode back-end menambahkan utilitas untuk semua yang dibuat oleh pengembang front-end.

Back-end developer bertanggung jawab untuk membuat, memelihara, menguji, dan debugging seluruh bagian belakang situs web. Ini termasuk logika aplikasi inti, database, integrasi data dan aplikasi, API, dan proses back end lainnya.

Baca juga: Apa itu flutter developer?

Apa yang dilakukan Back-End Developer?
Fungsionalitas di balik layar situs web disebut sebagai ‘back-end’. Ini adalah kombinasi teknologi dan pemrograman yang menggerakkan situs web, terdiri dari tiga bagian yang tidak pernah dilihat pengguna: server, aplikasi, dan database.

Back-End Developer menjalankan situs web — pengguna tidak melihatnya atau berinteraksi dengannya, tetapi selalu berjalan di latar belakang, memberikan fungsionalitas dan pengalaman seperti desktop. Back-End Developer memainkan peran penting dalam tim pengembangan web, dan memastikan bahwa data atau layanan yang diminta oleh sistem atau perangkat lunak front-end dikirimkan.

Back-end adalah kombinasi dari database dan perangkat lunak yang ditulis dalam bahasa sisi server, yang dijalankan di server web, server berbasis cloud, atau gabungan keduanya.

Untuk membuat server, aplikasi, dan database berkomunikasi satu sama lain, Back-End Developer menggunakan bahasa seperti PHP, Ruby, Python, Java, dan .Net untuk membangun aplikasi, dan alat seperti MySQL, Oracle, dan SQL Server untuk menemukan, menyimpan, atau mengubah data dan menyajikannya kepada pengguna dalam kode front-end.

Setelah berkomunikasi dengan pemilik bisnis dan memahami apa kebutuhan dan persyaratan teknis mereka, Back-End Developer menggunakan alat yang disebutkan di atas untuk membuat aplikasi web dengan kode yang bersih dan terdokumentasi dengan baik.

Back-End Developer harus hadir dengan solusi paling efektif dan efisien untuk dengan mengubah dan mengembalikan data menjadi kode front-end yang dapat berinteraksi dengan pengguna, seperti: mengisi formulir, membuat profil, berbelanja online, dll.

Kewajiban back-end developer biasanya meliputi:

  • Database creation, integration, and management
  • Back-end frameworks to build server-side software
  • Web server technologies
  • Cloud computing integration
  • Server-side programming languages
  • Operating systems
  • Content management system development, deployment, and maintenance
  • API integration
  • Security settings and hack prevents
  • Reporting — generating analytics and statistics
  • Backing up and restoring technologies for a website’s files and DB

Jadi apakah kamu sudah paham Apa itu Back-end developer? QNP sedang membuka lowongan untuk back-end developer, silahkan cek career page kami!

Dengan pengalaman PT Quorum Nusa Prestasi yang luas dalam industri Teknologi Informasi, kami mendorong klien kami untuk membuka bisnis mereka terhadap peluang baru dan mewujudkan impian. Perusahaan perangkat lunak ada untuk memecahkan masalah dan membantu kehidupan, dan ini adalah prioritas utama kami.

Sumber: careerexplorer

Continue Reading